• SHARE
Benarkah Presiden Jokowi Disambut Oleh Tukang Sampah Saat Berkunjung Ke Amerika Kemarin

Wah, ditengah kabut asap yang melanda negeri kita yang tercinta ini. Ternyata ada berita hangat lain yang beredar baik itu disurat kabar online maupun di media televisi. Berita mengenai sebuah ungkapan hati (kritik berdasar tapi tak berakal) dari salah seorang wanita yang "KATANYA" adalah seorang wartawan "SENIOR". Tak lain dan tak bukan ia adalah Nyonya Nanik Sudaryati.

Beliau merupakan seorang wartawan senior dan juga salah satu mantan TIM-SES Prabowo (Saat PilPress 2014) dan juga mantan TIM-SES Jokowi (saat PilKaDa DKI). Mengapa beliau disebut-sebut sebagai wartawan "SENIOR" ? Ya tentu saja karena memang beliau adalah seorang wartawan yang sudah melanglang buana dibidang tersebut. Dari pada kita penasaran dengan bagaimana perawakan dari Nyonya Wartawan "SENIOR" ini, mending kita mencuci sejenak mata kita yang telah kotor oleh aktifitas kita hari ini dengan foto cantik beliau.
foto nanik sudaryanti deyang
Sumber : facebook.com/naniks.deyang
Oke, kita kesampingkan masalah tentang seluk beluk Nyonya tersebut. Yang ingin saya bahas kali ini adalah mengenai curhatan hatinya yang ternyata hal tersebut (mungkin saja) adalah sebuah kesalah pahaman dari dirinya yang pada saat itu belum mengetahui tentang apa yang sebenarnya terjadi. Apasih yang menyebabkan curhatan tersebut mencuat ? Ternyata karena sebuah foto saat Presiden dan rombongan turun dari pesawat. Ini dia foto aslinya :
Yang katanya bak sampah itu yang dilingkari
Curhatan hati beliau yang sedang hangat pada saat ini adalah tentang kunjungan Presiden Republik Indonesia yaitu Ir. H. Joko Widodo ke negri Paman Sam yang katanya sambutan kenegaraan yang diberikan kepada Kepala negara kita yang tercinta itu tidak sesuai dengan apa yang kita lakukan saat menerima kunjungan kenegaraan dari Amerika Serikat. Betapa tidak, berdasarkan apa yang beliau lihat (dan tak lupa pula bukti fotonya) ternyata saat Pak Jokowi beserta rombongan turun dari pesawat, daerah tersebut tidak steril dari orang-orang yang tidak berkepentingan. Hal ini dikarenakan adanya sesosok pria yang mengenakan pakaian rompi (seperti rompinya pak pulisi di Indonesia) dengan bak sampah (menurutnya) tepat berada di sebelah pria tersebut. Berikut adalah kutipan dari curhatan beliau yang masih hangat diperbincangkan tersebut :

Sumber : News[dot]MerahPutih[dot]Com
Curhatan ini telah banyak dimuat media online baik itu yang besar seperti curhatangreater[dot]com, merahputih[dot]com, dan situs media online lainnya dan telah tersebar secara viral melalui media sosial seperti facebook, twitter, pin, dan media sosial terkenal lainnya. Banyak yang setuju dengan komentar Nyonya Wartawan "SENIOR" tersebut. Tapi banyak juga yang malah mem-bully dengan berbagai alasan.

Setelah beberapa netizen yang berfikir out-of-the-box mencari tahu tentang benda apakah itu (apakah benar bak sampah atau apa ?), ternyata eh ternyata itu merupakan sebuah alat yang canggih dan merupakan salah satu prosedur pengamanan Amerika Serikat dalam menyambut tamu penting. Benda tersebut merupakan sebuah alat yang sangat canggih dan super aman dan juga paling efektif dalam memadamkan api. Siapa tahu kalau tiba-tiba pesawat tersebut mengalami musibah terbakar ketika mendarat, maka benda ini menjadi salah satu alat yang tepat untuk berada di dekat pesawat tersebut.

Silahkan bagi anda yang tidak percaya dengan alat ini, ketikkan di google dengan kata kunci "Model 775 - Wheeled Novec™ 1230 Fire Extinguisher". Maka anda dapat membandingkan gambar (yang dikira) bak sampah dengan pemadam canggih tersebut.

Masing-masing negara memiliki cara tersendiri dalam melakukan penyambutan tamu penting. Ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu tentang apa yang akan kita ungkapkan di media sosial karena hal tersebut bisa saja menjadi boomerang buat kita jika tidak berhati-hati dalam memilih kalimat untuk dibagikan kepada khalayak ramai.

Pesan saya buat Nyonya Nanik, tolonglah bu, jangan buat mata anda sekaan buta dan hanya melihat sesuatu dari kondisi hati dan keegoisan anda saja. Siapa saja boleh memilih orang yang disukai atau dibenci. Tapi bukan berarti kita dengan mudahnya mengeluarkan statement negatif yang kini dengan mudahnya tersebar ke seluruh masyarakat. Karena ibu mengerti dengan tipikal orang Indonesia yang suka dengan berita yang berbau profokasi seperti ini, saya pribadi mohon kepada ibu untuk tidak menggampangkan kata-kata yang ibu keluarkan.


Share To:

Bob Agoy

Bang Bob cuma seorang pria yang suka pura-pura selow kalau do'i cuma nge-Read doang.

Post A Comment: