• SHARE
Ketahui Dan Atasi Kelainan Buta Warna


Buta warna merupakan momok bagi siapa saja yang merasakanannya. Betapa tidak, dengan mengidap buta warna hampir dipastikan mustahil bagi kita yang memiliki cita-cita ingin menjadi Pegawai PLN, Polisis, TNI, Elektronika, dan segala pekerjaan yang berkaitan dengan warna, terlebih lagi menjadi seorang dokter. Sangat-sangat mustahil jika ingin menjadi seorang dokter jika kita seorang buta warna.

Sedikit cerita pribadi, dulu ketika saya baru lulus dari bangku SMP dan ingin melanjutkan di sekolah STM, saya berniat untuk menjadi seorang mekanik dengan mendaftar di sebuah Sekolah Teknik Mesin di daerah Siantan. Tepatnya di STM 1 Siantan (sekarang SMK 2). Saat itu saya ditemani oleh ibu saya dan pergi dengan maksud ingin menjadi siswa di sekolah tersebut. Alhasil setelah menghadapi tes kesehatan, saya dihadapkan pada sebuah buku dengan judul "Tes Ishihara". Awalnya saya tidak tahu itu apa dan saya optimis pasti saya bisa melewatinya.


Halaman pertama buku tersebut terbuka dan saya dapat dengan mudah menjawabnya (angka yang terlihat adalah 12). Namun ketika lanjut ke halaman berikutnya, saya terdiam seribu bahasa. Tidak ada apa pun yang saya lihat dihalaman tersebut selain pola bintik-bintik warna-warni. "Kamu tidak melihat angka di dalamnya" kata dokter yang saat itu menjadi penguji. "Maaf bu, saya tidak melihat apa pun" jawab saya. Seketika itu juga ibu saya yang berdiri tepat di samping saya dengan nada agak tinggi berkata, "Benar dikit lah yog. Masa' sih kau ndak nampak (bacanya dengan logat Pontianak ya)?".

Saya akhirnya merasa malu ketika menyadari bahwa ternyata mengidap buta warna. Dan pupuslah sudah cita-cita yang selama ini diidamkan-idamkan. Tapi saya hanya berfikir positif, tidaklah apa mungkin Allah memiliki sebuah rencana yang hebat untuk saya nantinya. :D

Oke, lanjut ke pembahasan kita. Masih banyak yang tidak mengetahui apa itu buta warna, termasuk penyakit kah, bagaimana cara mendeteksi secara dini, bisa disembuhkan tidak, ada obatnya, resikonya apa, dan pertanyaan lain yang pasti menghantui seorang buta warna.

Apa Itu Buta Warna
Buta warna merupakan sebuah kelainan pada selaput mata dalam mengartikan warna yang masuk ke dalam mata. Buta warna merupakan kelainan genetis yang disebabkan oleh gen resesif c yang dimiliki oleh penderita. Buta warna dapat terjadi bila seorang lelaki normal menikah dengan wanita yang memiliki genn resesif c (carrier), seorang lelaki buta warna menikah dengan wanita carrier, seorang lelaki buta warna dengan wanita normal, dan seorang lelaki buta warna dengan wanita buta warna. Maka anak dari hasil perkawinan tersebut akan ada yang mengidap buta warna meskipun persentasi untuk masing-masing perkawinan berbeda. Jika penasaran dengan persentasinya, dapat mencari digoogle dengan kata kunci "Hereditas pada buta warna".

Buta Warna Penyakit Atau Bukan
Buta warna itu bukan sebuah penyakit, melainkan sebuah kelainan gen yang dialami oleh seorang anak dimana orang tuanya itu bisa jadi salah satu atau keduanya menderita buta warna. Karena buta warna bukan penyakit, maka tidak ada satu pun obat medis yang dapat menyembuhkannya. Mungkin dimasa depan ada metode modifikasi gen pada manusia, bisa jadi itu akan menjadi jalan keluarnya.

Buta Warna Bisa Disembuhkan
Sejauh ini buta warna tidak bisa disembuhkan. Tetapi ada kabar baik dari luar negeri sana, produsen lensa mata memproduksi sebuah lensa yang dapat membantu penderita buta warna untuk dapat melihat seperti mata orang yang normal. Namun harga yang mereka tawarkan begitu mahal sehingga kita yang koceknya pas-pasan ini sangat sulit membelinya.

Sebenarnya ada cara yang lebih murah untuk mengatasi buta warna. Sebuah penemuan yang sangat membantu datang dari seorang siswa beberapa waktu lalu. Seorang siswa dari SMAN 4 Pontianak menemukan cara untuk mengatasi buta warna degang menggunakan air rendaman kayu secang. Jadi caranya ialah dengan merendam lensa kontak dengan air rendaman kayu secang selama 8 jam. Dan ketika lensa tersebut kita pakai, maka kita akan dengan mudahnya melalui tes yang selama ini menjadi momok untuk kita yang mengidap buta warna.

Resiko Mengidap Buta Warna
Jangan takut bagi anda yang mengidap buta warna, karena kelainan ini tidak memberikan rasa sakit ke badan kita. Hanya saja kita terkadang sulit untuk masuk ke lembaga atau sekolah yang memiliki syarat "TIDAK BUTA WARNA". Karena itulah yang saya alami hingga saat ini.

Bagi kita yang sesama penderita buta warna, janganlah pesimis dan merasa miris karena tidak dapat masuk ke sekolah atau mendapat pekerjaan "TIDAK BUTA WARNA". Yakinlah bahwa Allah sebenarnya menyiapkan sebuah cerita yang besar untuk kita dan pastinya yang paling terbaik untuk diri kita.

Share To:

Bob Agoy

Bang Bob cuma seorang pria yang suka pura-pura selow kalau do'i cuma nge-Read doang.

Post A Comment: