• SHARE
3 Jenis Batere Isi Ulang (Rechargeble Batteries) Yang Wajib Kamu Tahu


Batere, atau ada juga yang bilang namanya baterai. Benda ini adalah sebuah benda keramat yang pasti ada hampir di setiap alat elektronik yang ada di dalam rumah kita. Mulai dari Remot Tivi, Jam Tangan baik itu model jam tangan jadul atau yang belum sekolah dan jam tangan pintar karena sudah sekolah, apa lagi yang namanya hape yang sudah sekolah yang nama lainnya Smartphone.

Nah, sebelum kita bicara lebih jauh tentang Batere isi ulang, ada baiknya kita simak dulu sejarah si batere ini, biar kita gak gagal faham. hehehe.

Sejarah Singkat Batere / Batrai / Baterai / Bateri

Baterai merupakan sebuah benda yang dapat merubah energi kimia menjadi energi listrik. Benda ini (batere) pertama kali ditemukan oleh seorang Fisikawan asal Italia pada tahun 1800, Alessandro Volta.



Volta pertama kali membuat sebuah batere dari piringan tembaga dan cakram seng yang ditumpuk secara selang-seling, ditambahkan potongan karton (yang telah dicelupkan ke dalam cairan garam) dan ditempatkan di antara lempeng tembaga dan seng tersebut. Tumpukan ini ternyata mampu menghasilkan arus listrik yang konsisten dan dapat diandalkan.


Seiring berkembangnya pengetahuan orang akan teknologi, terciptalah sebuah metode baru dalam menghasilkan sebuah batere yang dapat diisi ulang (Rechargeble Batteries). Dengan adanya batere jenis ini sudah pasti akan menghemat banyak biaya yang dibutuhkan tanpa harus membuangnya setelah habis terpakai. Yang perlu kita lakukan hanya mengisi-ulangnya dan menggunakannya kembali.

Berbagai Tipe Rechargeable Batteries


Ada banyak jenis batere yang beredar di pasar elektronik. Tipe yang ada antara lain :

#1. Nikel-Cadmium

Batere dengan bahan Nikel-Cadmium ini adalah tipe batere yang pertama kali masuk dipasaran. Batere tipe Ni-Cad memiliki kemampuan pengisian yang bisa dibilang cepat dan sangat baik digunakan pada lingkungan yang dingin. Hanya saja, jika kita tidak penuh saat mengisinya, maka batere tipe ini akan mudah kehilangan kapasitas pengisiannya. 

Dikarenakan efek buruk dari cadmium, batere tipe tidak serta merta menjadi yang produk yang paling ramah lingkungan. Diperlukan perlakuan yang tepat ketika membuangnya, agar tidak membahayakan keluarga kita.

#2. Nickel-Metal Hidrida

Kelebihan Tipe batere ini adalah harganya yang lebih murah dan tidak mengandung logam berat beracun. Hanya saja kita harus melakukan pengisian dalam waktu yang cukup lama, dan jika ingin awet maka harus diisi ketika batere benar-benar akan habis

#3. Lithium-ion

Batere tipe ini adalah yang paling familiar ditelinga kita para pengguna smartphone. Bisa dibilang hampir semua jenis HandPhone menggunakan batere tipe ini. Hanya saja, batere tipe ini adalah yang paling mahal di pasar dan tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk. Kelebihannya adalah batere tipe Lithium-ion adalah yang paling ramah lingkungan dan tidak memiliki komponen yang berbahaya.

Beberapa hal yang harus kita tahu mengenai batere adalah masing-masing batere memiliki masa hidup yang berbeda-beda, tergantung dari bagaimana cara kita dalam melakukan pengisian ulang batere tersebut. Dan juga yang perlu diperhatikan adalah cara kita membuang batere yang telah rusak. Jangan sampai cara yang salah menimbulkan masalah dikemudian hari.



Share To:

Bob Agoy

Bang Bob cuma seorang pria yang suka pura-pura selow kalau do'i cuma nge-Read doang.

Post A Comment: