• SHARE
Ternyata Inilah Penyebab Utama Kemacetan Di Ibu Kota

Ternyata Inilah Penyebab Utama Kemacetan Di Ibu Kota, Memang benar jika jumlah kendaraan roda dua lebih banyak ketimbang kendaraan roda empat apa lagi kendaraan roda dua belas (contohnya mobil tronton). Hanya saja, jumlah kendaraan yang sebanyak ini ternyata bukanlah penyebab dari terjadinya kepadatan kendaraan di jalan raya.

Bagi mereka yang telah lama atau bahkan baru tinggal di daerah Ibu Kota, tentu sudah tidak asing dengan yang namanya kemacetan. Kendaraan lalu lalang silih berganti, tak kenal waktu baik pagi siang malam. Bahkan untuk di beberapa daerah di Ibu Kota saat dini hari pun masih ramai dengan pengendara bermotor, baik itu roda dua mau pun roda empat.

Sudah sangat wajar jika sebuah Ibu kota menjadi sarangnya kemacetan. Hal itu dikarenakan ibu kota menjadi pusat kegiatan baik itu di bidang perekonomian, jasa, maupunn administrasi pemerintahan gengs. Tapi ternyata kemacetan itu tidak hanya terjadi di Ibu Kota loh gengs, bahkan untuk daerah pinggiran kota - ujung desa, kita masih bisa melihat macetnya jalan raya.

Padahal jika kita perhatikan dengan seksama, pemerintah sudah melakukan yang terbaik dan bisa dibilang habis-habisan baik itu dalam hal mencurahkan materi, waktu, tenaga, hingga fikiran. Mereka memutar otak sepanjang malam hanya untuk memecahkan permasalahan warisan turun temurun ini (kemacetan).

Kemacetan Itu Masalah Yang Selalu Terwariskan 

Tidak dipungkiri, siapa saja yang memimpin di suatu wilayah tidak akan pernah bisa untuk menyelesaikan masalah yang satu ini. Apalagi untuk beliau yang menjabat sebagai Gubernur Ibu Kota NKRI, DKI Jakarta. Karena masalah yang dihadapi beliau bukan hanya tentang kemacetan saja gengs, tapi juga masalah banjir yang menghantui setiap tahunnya. Oke, kembali ke topik tentang kemacetan di Ibu Kota.

Saat bang Bob berangkat dan pulang kerja, sering kali bang Bob coba perhatikan kendaraan-kendaraan yang ada di jalanan saat itu. Memang benar jika jumlah kendaraan roda dua lebih banyak ketimbang kendaraan roda empat apa lagi kendaraan roda dua belas (contohnya mobil tronton). Hanya saja, jumlah kendaraan yang sebanyak ini ternyata bukanlah penyebab dari terjadinya kepadatan kendaraan di jalan raya.

Kendaraan Bermotor Roda Dua Adalah Kebutuhan Primer

Coba kita lihat lingkungan di sekitar tempat kita tinggal gengs. Dalam setiap kepala keluarga di satu rumah, ada berapa unit motor yang terparkir di dalamnya ? Kalau untuk di tempat tinggal bang Bob sendiri, untuk setiap rumah minimal kami mempunyai 2 buah kendaraan bermotor roda dua. Ada juga yang memiliki hingga 5 unit di satu rumah yang sama. Bayangkan, gila nggak tuh gengs ? Sekarang coba amati, kenapa bisa 1 rumah mempunyai begitu banyak kendaraan bermotor ?

Nah, dari hasil pengamatan dan tanya jawab yang bang Bob lakukan, ternyata alasasan mereka sampai memiliki kendaraan lebih dari satu adalah karena kendaraan bermotor saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan primer, bukan sekunder apalagi tersier.

gambar : solopos.cos
Anak-anak ingin pergi sekolah, perlu motor. Bapak mau pergi kerja, juga perlu motor. Belum lagi ibu yang jadwal belanjanya kadang tidak sama dengan jadwal keberangkanan Bapak dan anak-anak, ditambah lokasi pasar yang sangat melelahkan jika ditempuh dengan sepeda engkol. Jadi memang tidak dipungkiri bahwa motor adalah kebutuhan primer untuk saat ini.

Harga Kendaraan Memang Mahal, Tapi Bisa Dimiliki Dengan Sistem Kredit

gambar: beritadaerah.co.id
Kemudian gengs, karena motor saat ini sudah menjadi kebutuhan primer, berarti harus ada biaya tambahan untuk memilikinya. Jika ingin membeli sebuah motor dengan cara pembayaran tunai, mau sampai kapan baru terbeli ? Mau nggak mau kita memanfaatkan jasa pihak ketiga yang mau mengkriditkan barang.

Sistem kridit yang disediakan oleh pihak ke tiga merupakan sebuah solusi mantap bagi mereka yang sangat membutuhkan sebuah kendaraan bermotor. Dan syarat yang diberikan oleh pihak leasing (rata-rata) sangat mudah sekali, cukup lampirkan KTP dan surat penghasilan sudah bisa bawa pulang sebuah sepeda motor.

Tidak Tegas Dalam Menerapkan Aturan DP 10%

Dengan kemudahan yang diberikan oleh leasing inilah membuat setiap rumah di Indonesia memiliki setidaknya 2 buah motor. Meskipun pekerjaannya hanya sebagai kuli bangunan. Ditambah lagi, tidak tegasnya para petugas yang terkait dalam mengawasi dan menjalankan sistem DP minimal 20%, membuat semua orang dengan mudah membawa pulang sebuah sepeda motor tanpa fulus.

Poin Pentingnya, Kredit Yang Ada Saat Ini Adalah Riba

gambar: riauaksi.com
Agak sedikit melenceng dari pembahasan kita, namun tetap harus bang Bob sampaikan kenyataan pahit ini. Semua kemudahan dalam bertransaksi kredit dengan leasing yang ada sekarang, sudah bisa dipastikan akan menjerat kita dalam sistem Riba gengs. Dan tahu nggak kalau yang namanya Riba itu sangat dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya. Bahkan setiap pelaku riba itu akan ditantang perang oleh Allah dan Rasul-Nya loh gengs, apa nggak serem itu. ?

Kesimpulan

Dari penjelasan yang telah kita simak barusan, kita dapat menarik sebuah benang merah kemacetan yang melanda Ibu Kota. Jadi penyebab dari itu semua adalah SISTEM KREDIT MOTOR yang memberikan kemudahan setiap orang untuk dapat memiliki sebuah kendaraan, sehingga jika 1 kepala keluarga menambah 1 unit motor setiap tahunnya, berarti akan ada pertambahan setidaknya 250 juta unit kendaraan roda dua menghiasi jalan raya ibu kota gengs (perkiraan bang Bob aja itu).

Sumber gambar : aktual.com; beritadaerah.co.id; riauaksi.com; solopos.com
Narasi & Editor : Bang Bob
Share To:

Bob Agoy

Bang Bob cuma seorang pria yang suka pura-pura selow kalau do'i cuma nge-Read doang.

Post A Comment: